Kamis, 15 Oktober 2015

PUISI DAN SEBUAH DOA



FARASNET
PUISI DAN SEBUAH DOA






















Di mimpi tak berujung kutitipkan harapku

Tentang segala do'a yang terucap
bersama detak jam dinding yang mulai lelah menghitung waktu

perlahan keheningan menggerayangi alam bawah sadarku
menggoda bayang di anganku satu persatu
dan saat ku mulai terbawa dalam dimensinya
gema adzan bawa pulang jiwaku yang lelah berkelana

kuterdiam,
mencoba menerka arti semua tanpa tau jawabnya
hanya gelisah dan kehampaan yang masih lekat tersisa

Ya Robb..
ku bersandar di dalam tangan kuasamu
mengucap lirih keluhku
berharap kau dengar pinta dan keinginan yang membuncah dalam dada
meski ku sadari betapa jauhnya aku dengan-Mu selama ini
tapi ku berharap kau sudi mendengar dan mengabulkan

menjelang pagi ku masih tersadar
masih mencoba bernapas meski masih terasa sesak
dan saat jemari kecil putriku menggenggam jiwaku yang lelah
kutemukan kembali senyumku diantara tawa cerianya

terimakasih ya Robb..
ternyata kau maha mendengar dan maha mengetahui

menjelang Fajar, masih dalam keheningan.
FARAS.NET
Next
This is the most recent post.
Posting Lama

0 komentar:

Posting Komentar